Tampilkan postingan dengan label Just Share. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Just Share. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Mei 2012

None

Wanita biasa itu aku.......

Setegar karang itu aku

Namun lemah dan rapuh itu juga aku

Karena tegar ku itu kamu

Namun, rapuh & lemah ku  itu kamu

 Ketika aku-kamu tidak mungkin menjadi kita

 Wanna belong to the invisible one

 

 

#My heart





Selasa, 31 Januari 2012

Pribadi yang Kuat

Menjadi pribadi yang berkemauan kuat dan pantang menyerah dapat menghantarkan seseorang “ berada di puncak”. Memiliki kemauan untuk terus berkembang, selalu berinovasi dalam bidang apapun bukanlah hal yang mudah. Namun untuk menuju ke gerbang kesuksesan hal ini patut dilaksanakan.

Percaya diri adalah hal sederhana tapi utama dan wajib. Tidak adanya kepercayaan diri membuat orang takut untuk memulai segala sesuatu. Rasa minder, takut gagal, dan ketakutan-ketakutan lainnya membuat orang menjadi “kalah sebelum berperang”. Tanpa kepercayaan diri tidak akan ada yang namanya langkah awal.

Namun kepercayaan diri akan menjadi sia-sia tanpa diimbangi dengan sikap tak mudah menyerah. Karena setelah langkah awal akan ada begitu banyak tantangan yang mengharuskan memerlukan tegar menghadapi setiap rintangan atau persoalan.

Kata orang, lebih sulit mempertahankan apa yang sudah dimiliki daripada menggapai sesuatu yang baru. Memperbesar motivasi untuk kesuksesan dengan tidak cepat puas adalah kunci akhir yang harus selalu diperbaharui.

Karena sukses adalah adalah impian setiap orang ;)

Pemberi yang Tulus

Menjadi pemberi yang tulus akan membuka jalan buat kita menuju kesuksesan dan kebahagian hidup. Pemberi yang tulus memberikan apa pun yang terbaik dan selalu member inspirasi hidup yang lebih baik bagi orang lain.

Pemberi yang tulus biasanya:

1. Tidak pelit; Orang yang pelit selalu menymbunyikan apa yang dimiliki, jadi tidak mungkin orang pelit ikhlas jika”kekayaannya” dinikmati oleh orang lain. Pada akhirnya orang yang pelit akan tidak memberikan hal-hal positif bagi orang di sekelilingnya.

2. Tidak mengitung untung rugi; Memberi tetaplah memberi, jangan menghitung kerugian yang dialami. Pemberian yang tulus terkadang mendatangkan ‘pemberian balik” yang sangat mengesankan.

3. Tidak mengantungkan hidup dari pemberian orang lain; benar kata pepatah lebih baik memberi daripada menerima. Ketika member seseorang akan “ menguasai keadaan” sebaliknya kita akan menjadi orang yang lemah yang tidak memiliki kemandirian.

Menjadi pemberi yang tulus, tetap harus melihat sasaran yang tepat bagi orang-orang benar-benar membutuhkan.

mat MBri :)